Posts

Showing posts from August, 2020

Wiwaha: Kedepankan Politik Santun

Image
  Wiwaha  :   Kedepankan politik Santun   Dalam banyak kesempatan,bakal calon wakil bupati Sukoharjo dari pasangan Joswi, Wiwaha Aji Santoso selalu menyampaikan agar relawan, pendukung Joswi menghadirkan politik santun, juga politik etis. Seperti apa politik santun itu ? Wiwaha memberi contoh bahwa politik santun adalah tidak menjelek-jelekkan pesaing politik. Bagaimana jika relawan atau pendukung Joswi yang dijelek-jelekkan ? ‘’Kalau kita yang dijelek-jelekkan, ini beragam (respon pendukung). Harus dilawan (ada yang bilang begitu). Tapi kalau saya selalu katakan, Ibu-ibu ini pilih dunia akherat atau dunia thok ? Dunia akherat itu syaratnya ngga gampang. Nek bahasa Jawa-nya,   suwarga munggah , neraka kecempung . Nek munggah itu perjuangan. Nek kecemplung itu gampang . Artinya apa ? Kita yang pengin selamat dunia dan akherat. baik diri dan keluarga, masyarakat dibutuhkan menata emosi, diri kita ojo gampang nesu tapi jadilah orang yang mau memaafk...

Memahami program kerja Rp 30 Juta Tiap RT per Tahun Pasangan Joswi

Image
  Sejumlah rencana kerja digulirkan pasangan Joko Santoso dan Wiwaha Aji Santoso (Joswi) sebagai upaya menarik perhatian pemilih sekaligus memenangi Pilkada Sukoharjo 2020.   Salah satunya   adalah pemberian bantuan dana Rp juta tiap tahun tiap RT di wilayah Sukoharjo.   Bagi Wiwaha, bakal calon Wakil Bupati pasangan Joswi, rencana program kerja (proker) tersebut bukanlah hal yang ngoyoworo, namun merupakan rencana proker yang realistis dan sangat bisa dilaksanakan nanti bila pasangan Joswi unggul di Pilkada Sukoharjo 2020.   Dalam pertemuannya dengan relawan Srikandi di kecamatan Grogol pekan lalu, rencana program kerja 30 juta tiap RT dalam 1 tahun adalah usaha   untuk menggerakkan pembangunan dari bawah, dari tingkat RT. Apabila dilihat, APBD Sukoharjo tiap tahun mencapai 2,3 triliun. Rencana program kerja 30 juta tiap RT per tahun tersebut bakal mengambil tidak banyak jumlah APBD Sukoharjo tersebut. Wiwaha menyebut angka Rp 150 miliar per ...